Menyikapi banyaknya hoax dan berita bohong yang merusak sendi persatuan jelang Pilpres dan Pileg 2019, Tabligh Akbar digelar oleh Polres Sawahlunto pada Kamis (14/2/2019) di Lapangan Ombilin.

Ustadz Bustamam Habib, SPd,I, MPd pada Tabligh Akbar tersebut mengatakan Islam diturunkan untuk

menjadi Rahmat bagi sekalian alam dan Nabi Muhammad diutus untuk memperbaiki ahklak manusia.

Namun ia tak menyangkal di tengah masyarakat Indonesia yg mayoritas muslim tumbuh berbagai permasalahan, diantaranya pemahaman yang menyimpang, paham yang mengkafirkan orang atau kelompok lain, sehingga muncul tindakan tidak wajar seperti bom terorisme.

“Terorisme dicitrakan dengan muslim berjenggot, padahal Islam sendiri melarang manusia berbuat kerusakan di muka bumi. Bahkan dalam Islam ada riwayat seorang perempuan disiksa di neraka hanya karena berbuat zalim terhadap kucing, apalagi mereka yang berbuat zalim kepada sesama manusia” paparnya.

Lebih lanjut Bustamam Habib mengatakan bahwa Islam mengajarkan wajib mentaati pemimpin, meski pemimpin itu adalah budak yg hitam, kcuali pemimpin itu menyuruh berbuat dosa dan maksiat.

Ia mengingatkan agar umat Islam tidak mudah terprofokasi dan menyebarkan di media sosial kesalahan yang menjatuhkan wibawa pemimpin negeri.

Karena Islam mengajarkan untuk menghargai pemimpin, Islam melarang menyebar prasangka apalagi fitnah bahkan seorang muslim dituntun untuk tidak menyebar aib sodaranya.

Setiap muslim juga dituntut untuk tabayyun atau cek n ricek atas kebenaran berita yang diterimanya.

Mendoakan keamanan dan reski negeri kita ini juga disyariatkan seperti diajarkan dalam doa Nabi Ibrahim. Karena nikmat aman adalah nikmat yg besar dan wajib disyukuri.

Kompol Jerri Syahrim Wakapolres Sawahlunto berharap kaum muslim tak mudah terpengaruh dengan isu provokatif sehingga bersama-sama kita ciptakan Pemilu yg damai, aman tertib dan lancar.

Deri Asta Walikota Sawahlunto mendukung kegiatan ini karena menurutnya pasti ada perbedaan pendapat dan perbedaan pilihan di tengah masyarakat Sawahlunto, namun ia mengingatkan, agar perbedaaan tersebut tidak menjadi pemecah belah.

Menurut Deri, kegiatan tabligh akbar ini juga mndukung perwujudan visi Pemko memperkuat masyarakat di bidang agama dan budaya.

Ia juga menyebutkan Pemko Sawahlunto telah mempersiapkan 8 rumah tahfidz untuk pembekalan Islam generasi muda.(humas)




ARTIKEL LAIN