Dalam rangka tahap penentuan pemenang penghargaan Pemerintah Daerah Inovatif atau Inovatif Goverment Award 2017, tim penilai dari Kementrian Dalam Negeri melakukan kunjungan ke Sawahlunto guna memvalidasi presentasi program inovatif yang telah diekspose oleh Walikota Sawahlunto pada 31 Oktober lalu di Jakarta.

Kemendagri menilai Pemko Sawahlunto layak terpilih sebagai nominasi penerima award, karena telah melakukan berbagai terobosan inovatif untuk memajukan daerah.

Selain Walikota Sawahlunto ada 6 Kepala Daerah lain yang terpilih sebagai nominator yakni Gubernur Jawa Timur, Bupati Musi Rawas, Walikota Makassar, Bupati Madiun, Bupati Lebak dan Walikota Surakarta.

Dalam presentasinya di Jakarta Ali Yusuf menyampaikan 5 program inovatif yang telah berjalan.
Program tersebut pertama adalah Inovasi Just not Green atau mengubah kawasan bekas tambang yang gersang menjadi kawasan hijau yang memberi multiplayer efek baik untuk pariwisata maupun untuk ekonomi masyarakat.

Kedua inovasi Kampung Produktif yakni mendorong peningkatan ekonomi sebuah kawasan/kampung dengan mengepung sebuah kampung dengan program pembangunan berbagai sektor. Target inovasi ini tidak hanya meningkatkan kreatifitas dan produktifitas warga, tapi juga mendorong peningkatan sarana prasarana pendukung kemajuan kampung. Seperti yang telah dilakukan di Kampung Luak Badai, Kayu Gadang, Desa Rantih, Tumpuak Tangah dan Sikalang.

Ketiga Inovasi ULAT SUTRA atau Upaya Layanan Terpadu Satu Pintu Ramah Anak.




ARTIKEL LAIN