251365975_6508036262600891_3121257876973636594_n
251897267_6508038099267374_5380565510370972262_n
252009022_6508039722600545_4768777664170287374_n
252279439_6508035435934307_1688265677282788452_n
252749256_6508040475933803_7998084071092674867_n
252801513_6508034115934439_536869501879211222_n
253271928_6508037385934112_8435561126702114040_n
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
Tokoh adat dan agama Kota Sawahlunto bertemu dan berdiskusi dengan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), pada Jum’at 05 November tadi di Pekanbaru dalam rangka studi komparatif.
Walikota Sawahlunto Deri Asta, bersama Pembina Bundo Kanduang Sawahlunto, Ny. Meivyta Deri Asta dan Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, Dr.dr. Ambun Kadri, mendampingi para tokoh adat dan agama Sawahlunto tersebut menggelar silahturrahmi dan saling berbagi ilmu serta wawasan dengan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR).
Rombongan Pemko dan tokoh adat – agama Sawahlunto itu disambut langsung oleh Datuk Seri Syahril Abu Bakar yang merupakan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR. Datuk Seri Syahril Abu Bakar mengaku sangat senang dan antusias menerima kunjungan tokoh adat dan agama Sawahlunto itu.
Tokoh adat dan agama Sawahlunto yang mengikuti studi komparatif ini yakni berasal dari LKAAM, KAN, MUI, dan Bundo Kanduang.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.