265279397_6695717000499482_3387814784674077461_n
265352293_6695717403832775_3119691230776625859_n
265437448_6695717120499470_6885098635579855298_n
265536685_6695716183832897_7063578067922040734_n
265599037_6695716880499494_7531816700174508187_n
265615470_6695716653832850_1449529300968781822_n
265633606_6695716300499552_4058434440596378550_n
265666659_6695716013832914_4765637382888544333_n
265717596_6695717583832757_1780863963087428748_n
265899733_6695716417166207_1113152220423381779_n
265991076_6695717260499456_8881368386688984141_n
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
SAWAHLUNTO – Wakil Wali Kota Sawahlunto Zohirin Sayuti mengikuti audiensi dengan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membahas langkah-langkah menuju UNESCO Geopark Global.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Nova Erizon, dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis 09 Desember 2021 mengatakan dalam audiensi itu juga mendengarkan pengalaman dari Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat yang telah berhasil menjadikan kawasan Ciletuh Pelabuhan Ratu sebagai UNESCO Global Heritage.
“Audiensinya di Kota Bandung, Rabu 08 Desember 2021 kemaren, dalam kegiatannya termasuk kami mendengar cerita dari daerah lain yang telah berhasil mendapatkan status UNESCO Global Heritage ini sangat bermanfaat memberikan referensi bagi Kota Sawahlunto yang masuk dalam Geopark Ranah Minang,” ujar Nova Erizon.
Nova melaporkan, pertemuan dengan Badan Geologi itu difasilitasi oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, dengan diikuti sejumlah 11 kabupaten/kota.
Wakil Wali Kota Sawahlunto Zohirin Sayuti menyebut Geopark tidak hanya tentang geologi, tetapi juga tentang flora, fauna dan budaya yang diharapkan mampu mengangkat taraf ekonomi masyarakat di lokasi geopark melalui aktivitas-aktivitas wisata pendidikan, wisata budaya dan wisata geologi.
“Nah branding Unesco tentunya jelas diperlukan dalam menarik lebih banyak wisatawan datang ke Geopark Ranah Minang, termasuk Geopark di Kota Sawahlunto,” kata Wakil Wali Kota.
Wakil Wali Kota Zohirin Sayuti menyebut geopark Sawahlunto telah ditetapkan menjadi geopark nasional di akhir tahun 2018 lalu, dimana Geopark Sawahlunto terdiri dari 50 geosites.
“Rinciannya, 30 geosites geologi dan 20 geosites non geologi,” ujar Wakil Wali Kota menjelaskan.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.