192607002_5717452364992622_1552127827217996783_n
192656328_5717453711659154_4093507842539698776_n
192722207_5717452948325897_8407363303703481419_n
193311899_5717452604992598_1056722471855656977_n
194273328_5717453451659180_6530970893396002758_n
195487377_5717453934992465_841615418977913195_n
195528420_5717452164992642_6224465923148735109_n
195657037_5717453204992538_7286199502022515267_n
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti mengikuti Rapat Koordinasi Pengawasan Intern Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sumbar Tahun 2021 yang mengusung tema “Pengawalan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Pemerintah Pusat dan Daerah Dalam Program Ketahanan Pangan”, pada Kamis 03 Juni 2021 tadi di Padang.
Dalam kegiatan Rakor yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Pembangunan dan Keuangan (BPKP) dengan menghadirkan narasumber dari Korsupgah KPK yakni Arief Nurcahyo tersebut dibahas mengenai pengawasan dari lembaga dan instansi negara terkait terhadap pelaksanaan program – program pemerintah daerah.
Rakor ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah disaksikan Deputi bidang Investigasi BPKP RI, Agustina Arumsari. Saat membuka Rakor, Gubernur Mahyeldi mengatakan bahwa agar program – program dapat diambil manfaatnya secara optimal maka harus dikawal dengan optimal juga melalui pengawasan.
Untuk pengawasan pembangunan dan keuangan di Kota Sawahlunto menurut Wakil Walikota Zohirin Sayuti sudah baik dan bagus. Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan Sawahlunto meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan.
Wakil Walikota Zohirin Sayuti di kegiatan ini didampingi oleh Kepala Inspektorat Kota Sawahlunto, Isnedi.
Rakor ditutup dengan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Kepala Inspektorat Kabupaten/Kota se – Sumbar.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.