“Saya tidak anjurkan sarjana-sarjana Sawahlunto untuk merengek meminta pekerjaan menjadi pegawai honor/kontrak Pemda, kehilangan semangat bersaing. Sarjana Sawahlunto adalah orang-orang hebat yang kompeten untuk berkompetisi dan berprestasi di dunia kerja. Sudah banyak orang Sawahlunto yang buktikan itu di luar sana” ujar Zohirin Sayuti Wakil Walikota¬†Sawahlunto saat membuka Sawahlunto Job Fair 2019 di GPK (11/12).

Ia juga berpesan kepada ratusan Pencaker muda yang mengunjungi Job Fair untuk menjadi sukses kuncinya adalah tekad dan kemauan, harus ada ilmu, harus kerja keras, harus jujur dan harus dapat ridho dari orang tua.

previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
Slider

Pada pelaksanaan Job Fair tersebut Zohirin juga mengucapkan terimakasih kepada pengusaha-pengusaha yang mendukung acara ini, juga atas dukungan DPRD dan Provinsi.

Ia berharap upaya membangun SDM ini juga didukung oleh Pemerintahan Desa dengan memprioritaskan Dana Desa untuk program-program peningkatan SDM dan penyediaan lapangan kerja.

 

Pada Sawahlunto Job Fair yang dibuka oleh Wakil Walikota, sekitar 20 Perusahaan membuka lowongan kerja, diantaranya lowongan untuk bekerja di Kapal Pesiar dengan gaji minimal Rp 10 juta perbulan, kerja di perhotelan, lowongan security, administrasi dan lainnya.

Ada juga program studi sambil kerja ke Jepang dengan gaji bersih Rp 14 juta perbulan belum termasuk lembur.

Ada juga perusahaan yang menawarkan bekerja di Korea dengan berbagai bidang kerja yakni bidang perikanan, konstruksi, pertanian, jasa dan bidang manufaktur dengan gaji sesuai UMR Korea atau sekitar 21 juta perbulan.

Juga ada perusahaan lokal yakni PT.AIC Jaya di bidang tambang, dan PT. Bumi Sapan Dalam yang mewarkan pekerjaan di bidang pariwisata. (Humas)




ARTIKEL LAIN