Kerjasama Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto dengan Universitas Andalas (Unand) resmi dimulai, yang ditandai dengan penandatanganan berkas nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU), Senin 11 Maret 2019. Melalui kerjasama ini, bertujuan untuk lebih memaksimalkan kinerja Pemko dengan adanya penelitian dan arahan/konsultasi dari Unand.

Walikota Deri Asta, menyebut bahwa penandatanganan nota kesepahaman tersebut menjadi payung hukum antara Pemko dengan Unand untuk segera memulai tindak lanjut kerjasama itu.

“Ini dasar payung hukum kita dalam menjalin kerjasama dengan Unand. Kerjasama ini tentu sangat bagus potensinya, sebab di Unand memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni terutama di bidang penelitian dan perencanaan,” ujar Deri, seusai menandatangani nota kesepahaman itu bersama Rektor Unand, Tafdil Husni.

Berbagai kebijakan atau program yang akan dilakukan, sebut Walikota Deri Asta membutuhkan arahan dan masukan dari pihak-pihak yang berkompeten, sehingga di ranah tersebut membutuhkan peran strategis dari Unand.

Agar kerjasama itu manfaatnya dapat terealisasi dan dirasakan masyarakat, Deri Asta menghimbau agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan jajaran Pemerintahan Desa (Pemdes) serta Kelurahan agar dapat menerjemahkan dengan baik kelanjutan kerjasama tersebut.

Sejumlah OPD dan Desa menyatakan bakal segera menindaklanjuti kerjasama tersebut. Salah satunya yakni Pemdes Talawi Hilir, Kecamatan Talawi yang akan berkonsultasi ke Unand terkait kendala irigasi untuk lahan persawahan.

Kepala Desa Talawi Hilir, Ferdian Irwan mengatakan bahwa dalam waktu dekat bakal mengunjungi pihak Unand untuk tindak lanjut kerjasama konsultasi tersebut.

“Kami rencanakan segera ke Unand untuk membahas tindak lanjutnya, bagaimana teknis penelitiannya dan lain-lain. Kami juga akan membawa unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Permusyawaratan Masyarakat (LPM) untuk bersama-sama ke Unand,” sebut Ferdian.

Sementara, Eri Gas Ekaputra, Direktur Nagari Development Center (NDC) sekaligus perwakilan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unand menyebut bahwa peran Unand membantu Pemko Sawahlunto tersebut sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Itu kan sudah dibunyikan dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ada 3, yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Fungsi inilah yang secara teknis kita jalankan, salah satunya melalui kerjasama dengan Pemko Sawahlunto ini,” tutur Eri. (Humas)




ARTIKEL LAIN