[smartslider3 slider=”491″]
BANDUNG – Pemko Sawahlunto tengah mempercepat pengembangan industri tenun melalui usulan pembangunan sentra tenun serta revitalisasi mesin dan peralatan UPTD Tekstil dan produk tekstil.
Wali Kota Sawahlunto Deri Asta mengatakan telah berkunjung ke Balai Besar Tekstil (BBT) di Bandung untuk membahas sinergi Pemkot dengan BBT itu.
“Dalam pertemuan dengan Kepala Balai Besar Tekstil yaitu bapak Cahyadi, Kamis 27 Januari 2022 kemaren, beliau menyambut antusias dan bersedia untuk meninjau kebutuhan program pengembangan sekaligus mengevaluasi kondisi terkini industri pertenunan di Sawahlunto,” kata Wali Kota Deri Asta.
Wali Kota menyebut untuk teknis dari sinergi Pemkot Sawahlunto dengan Balai Besar Tekstil akan dirinci dalam perjanjian kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU).
“Dalam kesempatan itu, kami juga menawarkan revitalisasi UPTD tekstil yang ada di Kota Sawahlunto dijadikan Unit Pelayanan Teknis (UPT) yang mampu melayani kebutuhan industri tekstil di Sumatera Barat,” ujar Wali Kota Deri Asta menyebutkan.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Sawahlunto Mukhsis yang mendampingi Wali Kota dalam pertemuan itu mengatakan pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari hasil diskusi dengan Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian RI, pada 28 Desember 2021 lalu.
“Kami optimis kesiapan Sawahlunto menjadi pusat pelayanan tenun di Sumbar terutama yang berhubungan peningkatan kualitas dan standarisasi pewarnaan tekstil,” kata Mukhsis.

You may also like

No Comment

Comments are closed.