Walikota Sawahlunto Deri Asta menjadi keynote speaker dalam webinar “Pendekatan Seni Budaya Dalam Penerapan Pemajuan Kebudayaan di Perkotaan”, yang digelar oleh Program Studi Kajian Pengembangan Perkotaan Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia, pada Kamis 03 Juni 2021 tadi secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting Online. Dalam webinar yang merupakan bagian dari Dies Natalies ke – 20 KPP UI itu, Walikota Deri Asta membawakan materi presentasi mengenai perkembangan seni dan budaya di Sawahlunto, terutama terkait predikat Kota Warisan Budaya Dunia yang diberikan oleh UNESCO.
Seusai menjadi keynote speaker dalam webinar tersebut, Walikota Deri Asta mengatakan bahwa momen tersebut menjadi sarana promosi dan sosialiasi wisata seni dan budaya di Kota Sawahlunto, khususnya pada civitas akademika Universitas Indonesia yang menjadi peserta webinar itu. Sekaligus juga membuktikan bahwa Kota Sawahlunto diakui dan diapresiasi oleh kalangan akademisi.
“Alhamdulillah. Bertambah lagi kesempatan kita mempromosikan dan mensosialisasikan Kota Sawahlunto, kali ini untuk bidang seni dan budaya. Ini kesempatan yang berharga sekali. Harapan kita, dengan menyampaikan materi tentang Sawahlunto seperti ini mampu menarik lebih banyak kunjungan wisatawan dan menarik lebih besar bantuan dan dukungan dari pemerintah pusat maupun kalangan akademisi bagi pembangunan Kota Sawahlunto,” ujar Walikota Deri Asta.
Dalam webinar ini, Walikota Deri Asta menjadi keynote speaker bersama 2 kepala daerah lainnya, yaitu Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie dan Bupati Minahasa Utara Joune J.E Ganda. Sementara, pembahas dari UI yakni Dr.Ir. Ken Martina Kasikoen, Dr.Ir. Umar Mansyur, dan Ade Firmansyah.




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.