191544891_5697485796989279_7589729383288256236_n
191631961_5697484773656048_9043876616408256263_n
191812076_5697482923656233_8225041479089843191_n
191913778_5697480630323129_7236054663012415710_n
192033588_5697481320323060_5949324610141730426_n
192136041_5697482310322961_2208280548838568280_n
192261269_5697486270322565_2091750905496347081_n
193928535_5697484180322774_3990967222837192045_n
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow
Kamis, 27 Mei 2021 bertempat di Desa Taratak Bancah Kecamatan Silungkang, Walikota Sawahlunto Deri Asta,SH yang diwakili oleh Kepala DPKP2LH Adrius Putra, melaunching dimulainya pelaksanaan Program BPM KOTAKU.
Berdasarkan SK Mentri PUPR, Nomor: 177/KPTS/M/2021, Sawahlunto mendapatkan 3 kategori, untuk 13 desa/kelurahan.
Untuk tahun 2021 ini Sawahlunto mendapatkan anggaran 7,4 Miliar, ada kenaikan 700 persen, lanjutnya, ini adalah sebuah prestasi dan kepercayaan pusat kepada kita masyarakat Sawahlunto.
Jangan sampai diujung kegiatan ini ada kepala desa/kelurahan harus berurusan dengan aparat hukum, karena program ini diawasi dan dimonitoring oleh BPK juga.
“Untuk itu kepala desa/kelurahan harus transparan dan melibatkan semua komponen masyarakat yang ada di desa dan kelurahan, karena masyarakat juga punya hak untuk mengawasi jalannya program ini yang dilaksakan dengan sistem padat karya,sehingga lebih banyak masyarakat yang terlibat dan mendapatkan manfaat dari program ini, “tegas Deri Asta.
“Jangan kita lalaikan kepercayaan pemerintah pusat ini, jangan sampai ada oknum yang menyelewengkan dan bermain – main dengan amanah ini.”




ARTIKEL LAIN

No Comment

Comments are closed.