Menanggapi usulan Walikota Sawahlunto, Deri Asta tentang peluang pengelolaan energi gas metan di ‘Kota Arang’, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM), Archandra Tahar mengatakan bahwa pengelolaan gas metan ini membutuhkan pertimbangan – pertimbangan yang matang, terutama dari segi operasional maupun teknik produksinya. Namun meski begitu, Archandra menjanjikan bakal segera mengirimkan tim dari Kementerian ESDM untuk melakukan penelitian awal tentang potensi pengelolaan gas metan tersebut.

“Memang, gas metan ini bisa dikelola menjadi sumber energi, yang nanti outputnya bisa untuk pembangkit listrik dan lainnya. Tapi secara teknis pengelolaannya lebih rumit, juga modal untuk eksplorasinya besar, biaya operasional juga mahal. Sehingga di Indonesia kondisi saat ini memang kita masih belum memiliki pengelolaan gas metan menjadi sumber energi ini,” sebut Archandra, Minggu 24 Februari di Desa Bukik Gadang, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto.

Archandra menolak jika dikatakan hal itu menipiskan harapan gas metan di Sawahlunto dapat dikelola menjadi sumber energi.

“Bukan, saya menyampaikan fakta pengelolaan energi gas metan ini bukan untuk menolak atau menyimpulkan kita tidak kelola itu. Tapi ini informasi yang harus diketahui bersama. Bukan tidak mungkin, di Sawahlunto malah jadi yang pertama atau satu – satunya nanti di Indonesia yang mengelola gas metan. Makanya kita segera turunkan tim untuk meneliti,” tutur Archandra.

Disampaikan dia, nanti kalau pun secara potensi memang ada dan layak dieksplorasi, masih akan ada kajian – kajian mendalam lebih lanjut.

“Tentu dipertimbangkan juga sebelum itu. Seperti dengan modal awal eksplorasi dan operasional yang mahal, nanti apakah setelah mengeluarkan modal sebesar puluhan miliar itu nantinya dapat kembali pemasukannya lebih besar agar tidak terjadi kerugian. Karena kalau tidak, kasihan anggaran terpakai besar hasilnya tidak sesuai,” urai Archandra, yang merupakan putra Pariaman itu.

Sebelumnya, ketika mengunjungi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM RI, Walikota Deri Asta dan jajarannya sempat menyampaikan tentang potensi pengelolaan energi gas metan di ‘Kota Arang’. (Humas)




ARTIKEL LAIN